POLMAN, KONI SULBAR — Wakil Ketua I Bidang Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Ilham Idris, resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) V Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sulbar. Berlangsung di Hotel Calista Wonomulyo pada Senin (22/6/2026), agenda ini menjadi momentum krusial untuk menentukan arah kebijakan organisasi sekaligus memilih Ketua Umum PBVSI Sulbar periode 2026–2030.
Mewakili Ketua Umum KONI Sulbar, Muhammad Ilham Idris menegaskan bahwa Musprov bukan sekadar forum pertanggungjawaban dan evaluasi program kerja kepengurusan lama. Lebih dari itu, forum ini adalah pijakan strategis untuk memetakan masa depan prestasi olahraga voli di Bumi Manakarra.
”Bola voli adalah salah satu cabang olahraga (cabor) yang paling digemari masyarakat Sulbar, mulai dari pelosok kampung hingga wilayah perkotaan. Kami berharap Musprov ini berjalan demokratis demi tujuan utama kita, yaitu memajukan prestasi voli di Sulbar,” ujar Ilham.
Ia tidak menampik bahwa tantangan pembinaan olahraga saat ini semakin kompleks, terutama dipicu oleh keterbatasan anggaran. Bahkan, keterbatasan dana tersebut memaksa gelaran multi-event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ditangguhkan dan dialihkan menjadi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) per cabor.
Di tengah situasi tersebut, Ilham mendorong kepengurusan PBVSI Sulbar yang baru untuk fokus pada pembinaan atlet usia dini. KONI Sulbar siap memperjuangkan beasiswa jalur prestasi bagi para atlet muda yang potensial.
”KONI Sulbar saat ini tengah mendata atlet-atlet potensial untuk dimasukkan ke dalam pusat basis data (database). Langkah ini diambil agar mempermudah instansi atau lembaga lain yang membutuhkan data atlet berprestasi untuk bekerja sama. Selain itu, adanya program beasiswa dari Pemprov Sulbar diharapkan bisa merangsang motivasi para atlet untuk terus mengukir prestasi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PBVSI Sulbar periode 2023–2026, Abdul Halim, memaparkan sejumlah program yang berhasil terealisasi selama masa baktinya. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas pelatih dan wasit yang digelar secara mandiri oleh pengurus provinsi.
Ia berharap nakhoda PBVSI Sulbar berikutnya mampu memperkuat kolaborasi dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI di seluruh wilayah Sulbar.
”Ke depan, pembinaan atlet usia dini harus semakin ditingkatkan agar Sulbar bisa melahirkan pevoli berbakat yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” tutur Halim.
Selain dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Sulbar dan PBVSI Sulbar, pembukaan Musprov ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua I PBVSI Sulbar sekaligus Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, serta perwakilan dari enam Pengkab PBVSI se-Sulawesi Barat. (*)

