KONI Sulbar Paparkan Penguatan Tata Kelola dan Pembinaan Prestasi pada Raker KONI Mamuju Tengah

MAMUJU TENGAH, KONI SULBAR — Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat, Suratmin Amir, menyampaikan paparan dalam Rapat Kerja KONI Kabupaten Mamuju Tengah yang berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, di Hotel Amalia, Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara KONI Provinsi Sulawesi Barat dan KONI Kabupaten, khususnya dalam membangun tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan prestasi olahraga di daerah.

Dalam paparannya, Suratmin Amir menyampaikan sejumlah hal strategis yang berkaitan dengan penguatan organisasi, kepatuhan terhadap ketentuan AD/ART KONI, serta pentingnya membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah pentingnya tertib organisasi dan kepatuhan terhadap ketentuan AD/ART KONI, termasuk dalam penyusunan dan pelaksanaan kepengurusan KONI Kabupaten.

Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran KONI Provinsi Sulawesi Barat yang menegaskan perlunya menjaga integritas organisasi dan mempedomani AD/ART KONI, khususnya ketentuan Pasal 22 ayat (3) terkait larangan rangkap jabatan bagi unsur pimpinan KONI Kabupaten.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat, Suratmin Amir.

Menurut Suratmin Amir, tata kelola organisasi yang baik merupakan fondasi penting dalam menjalankan pembinaan olahraga. Struktur organisasi yang tertib akan memudahkan koordinasi, pembagian tugas, pelaksanaan program, hingga pertanggungjawaban organisasi.

Selain aspek organisasi, paparan juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet yang terukur dan berbasis data sebagai bagian dari persiapan Sulawesi Barat menghadapi Pra-PON 2027 dan PON XXII Tahun 2028.

Dalam roadmap KONI Sulawesi Barat, persiapan menuju Pra-PON 2027 dilaksanakan melalui tiga tahapan utama pada Oktober–Desember 2026, yakni pelaporan dan pengimputan data atlet serta pelatih, evaluasi kemampuan fisik atlet, dan evaluasi program latihan cabang olahraga.

Suratmin Amir menyampaikan bahwa ketersediaan data atlet dan pelatih yang akurat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembinaan. Karena itu, cabang olahraga perlu memastikan data yang disampaikan kepada KONI benar, lengkap, dan diperbarui sesuai kondisi sebenarnya.

Data tersebut selanjutnya menjadi acuan bersama antara KONI dan cabang olahraga dalam proses evaluasi, identifikasi atlet, serta pengambilan keputusan pembinaan.

Dalam paparannya, Sekretaris Umum KONI Sulbar juga menjelaskan tahapan persiapan yang akan dilaksanakan mulai Oktober 2026.

Pada 1–20 Oktober 2026, cabang olahraga diminta melaporkan daftar tim pelatih dan atlet kepada Bidang Data KONI Provinsi Sulawesi Barat. Selanjutnya, pada 21–30 Oktober 2026, data tersebut akan diinput dan menjadi pedoman pelaksanaan evaluasi kemampuan fisik atlet.

Tahap berikutnya berlangsung pada November 2026 melalui evaluasi kemampuan fisik atlet. Proses tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari persiapan, pelaksanaan evaluasi, pengimputan hasil, hingga penyampaian hasil kepada cabang olahraga.

Sementara pada Desember 2026, cabang olahraga akan memasuki tahap pelaporan dan evaluasi program latihan, yang mencakup program tahunan, program bulanan, dan program mingguan. Evaluasi program dilakukan bersama pelatih untuk memastikan program pembinaan berjalan selaras dengan target prestasi.

Dalam kesempatan tersebut, Suratmin Amir menekankan bahwa keberhasilan pembinaan prestasi olahraga tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

Sinergi antara KONI Provinsi, KONI Kabupaten, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan atlet menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan.

KONI Kabupaten Mamuju Tengah diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dengan cabang olahraga, memastikan administrasi organisasi berjalan tertib, serta mendukung proses pendataan dan evaluasi atlet sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Roadmap KONI Sulbar juga mengarahkan agar cabang olahraga melaporkan data tim pelatih dan atlet tepat waktu, mengikuti seluruh tahapan evaluasi kemampuan fisik dan program latihan, serta berkoordinasi aktif dengan Bidang Data KONI Provinsi Sulawesi Barat.

Rapat Kerja KONI Kabupaten Mamuju Tengah menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan program olahraga.

Melalui paparan tersebut, KONI Provinsi Sulawesi Barat mendorong agar pembinaan olahraga di tingkat kabupaten semakin terencana, terukur, transparan, dan berorientasi pada prestasi.

“Organisasi yang tertib, data yang akurat, program latihan yang terukur, serta koordinasi yang kuat merupakan bagian penting dari proses menuju prestasi olahraga,” demikian garis besar pesan yang disampaikan dalam paparan Sekretaris Umum KONI Sulawesi Barat, Suratmin Amir.

KONI Sulawesi Barat akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan KONI Kabupaten se-Sulawesi Barat dalam mempersiapkan atlet dan cabang olahraga menghadapi tahapan Pra-PON 2027 hingga PON XXII Tahun 2028.

Tim Media KONI Sulbar

ATLET

Share post:

BERITA

Berita Terkait
Related

Ketua Umum KONI Sulbar Kukuhkan Kepengurusan KONI Mamuju Tengah Periode 2026–2030

MAMUJU TENGAH, KONI SULBAR — Ketua Umum Komite Olahraga...

Mamuju Jadi Panggung Kejurnas Bridge ke-60, KONI Dorong Pembinaan Atlet dari Akar Rumput

MAMUJU, KONI SULBAR - Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi tuan...

Bupati Mamasa dan Ketua KONI Sulbar Adu Tinju di Pembukaan Kejurprov

MAMASA, KONI SULBAR — Pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju...